Profil

  1. PROFIL LPM UMC

                                                                                      

Universitas Muhammadiyah pada tahun 2000 sudah mulai melaksanakan sistem penjaminan mutu, dan telah dibentuk Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Kontrol Mutu, yang berada di bawah pembinaan struktural Wakil Rektor I Bidang Akademik.

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Cirebon, secara umum yang dimaksud dengan penjaminan mutu adalah proses penetapan dan pemenuhan baku mutu pengelolaan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga konsumen, produsen dan pihak lain yang berkepentingan memperoleh kepuasan. Mutu pendidikan tinggi adalah pencapaian tujuan pendidikan tinggi dan kompetensi lulusan yang telah ditetapkan Universitas Muhammadiyah di dalam rencana stateginya (Renstra), atau sesuai dengan standar baku yang telah ditentukan. Tujuan Penjaminan Mutu pada Pendidikan Tinggi adalah memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan yang dijalankan oleh Universitas Muhammadiyah secara internal untuk mewujudkan visi dan misinya, serta memenuhi kebutuhan Stakeholders melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Adapun visi Universitas Muhammadiyah adalah : “Menjadi Universitas Unggulan yang Islami, Profesional dan Mandiri”.

Dalam pencapaian visi tersebut, dirumuskan misi Universitas Muhammadiyah yaitu:

  1. Menetapkan kurikulum keilmuwan yang Islami.
  2. Menciptakan budaya ilmiah yang sesuai dengan 8 Standar Nasional Pendidikan.
  3. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendorong perkembangan iptek dan dapat memenuhi kebutuhan dunia usaha dan indust
  4. Mendorong sikap kewirausahaan.

Peran Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dalam  SMM Universitas Muhammadiyah merupakan  lembaga yang bertanggung jawab terhadap pembangunan, pelaksanaan dan pengembangan SMM di lingkungan Universitas Muhammadiyah. LPM berkedudukan di Universitas Muhammadiyah dan mempunyai perwakilan di tingkat Fakultas/ Program Studi yang disebut Unit Penjaminan Mutu Fakultas (GKM)/ Gugus Kendali Mutu (GKM) Prodi. GKM dan perangkatnya yang diangkat dan bertanggung jawab kepada Ketua/Dekan, merupakan wakil dari manajemen dalam hal yang berkaitan dengan SMM. Dengan demikian, fungsi dan peran GKM dalam menjamin penerapan SMM pada bidang pembelajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan bidang penunjang lain dalam rangka mencapai Kebijakan Mutu, Standar Mutu, Sasaran Mutu dan Rencana Mutu.

 

  1. Visi dan Misi LPM UMC

 

Untuk melaksanakan penjaminan mutu di Universitas Muhammadiyah Cirebon diperlukan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). LPM yang dibentuk memiliki visi, misi dan lingkup kerja yakni:

 

  1. Visi LPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Menjadi Lembaga Penjaminan Mutu yang Berlandaskan kepada Nilai-nilai Keislaman, serta selalu Berorientasi kepada Peningkatan Mutu Berkelanjutan”.

 

  1. Misi LPM Universitas Muhammadiyah Cirebon
  2. Melaksanakan dan mengembangkan sistem penjaminan mutu akademik yang sesuai dengan keadaan sosial-budaya kampus.
  3. Menyelenggarakan training, konsultasi, pendampingan dan kerjasama di bidang penjaminan mutu akademik.
  4. Mengembangkan sistim informasi penjaminan mutu akademik.
  5. Mengembangkan dan melaksanakan audit mutu akademik internal di Universitas Muhammadiyah
  6. Mendorong program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Cirebon untuk memperoleh peringkat akreditasi “A”.
  7. Mendorong program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Cirebon untuk memperoleh sertifikat Internasional.

 

  • Sasaran Mutu LPM
  1. Peningkatan Akreditasi Institusi
  2. Peningkatan Akreditasi Program Studi
  3. Peningkatan Implementasi SPMI di lingkungan UMC

 

  1. Lingkup Kerja LPM
  2. Merencanakan dan melaksanakan sistem penjaminan mutu akademik dan non akademik di Universitas Muhammadiyah
  3. Membuat perangkat yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan sistem penjaminan mutu.
  4. Memonitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan sistem penjaminan mutu akademik dan non akademik.
  5. Melakukan audit mutu akademik internal (AMI)
  6. Membuat perbaikan, rekomendasi dan peningkatan mutu.
  7. Melaporkan secara berkala pelaksanaan sistem penjaminan mutu akademik maupun non akademik kepada rektor.